« »
« »
« »
Get this widget

Rabu, 23 Mei 2012

Macam-Macam Akhlak Terpuji


Macam-Macam Akhlak Terpuji

Akhlak yang terpuji berarti sifat-sifat atau tingkah laku yang sesuai dengan norma-norma atau ajaran Islam. Akhlak yang terpuji dibagi menjadi 2 bagian, (Hamka, 1981 : 180) yaitu:


1. Taat lahir

Taat lahir berarti melakukan seluruh amal ibadah yang diwajibkan Tuhan, termasuk berbuat baik kepada sesama manusia dan lingkungan, dan dikerjakan oleh anggota lahir, beberapa perbuatan yang dikategorikan taat lahir adalah :

a. Tobat, dikategorikan kepada taat lahir dilihat dari sikap dan tingkah laku seseorang. Namun sifat penyesalannya merupakan taat batin. Tobat, menurut para sufi adalah fase awal perjalanan menuju Alloh (taqorub ila Alloh).

b. Amar makruf, dan nahi munkar, perbuatan yang dilakukan kepada manusia untuk menjalankan kebaikan dan meninggalkan kemaksiatan dan kemungkaran. Sebagai implementasi perintah Alloh, dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar (QS. Ali Imron : 104).

c. Syukur, berterima kasih kepada nikmat yang telah dianugerahkan Alloh kepada manusia dan seluruh makhluknya. Perbuatan ini termasuk yang sedikit dilakukan oleh manusia, sebagaimana firman Alloh, dan sedikit sekali dari hamba-hamba yang berterima kasih (QS. Saba’ : 13).

2. Taat batin

Sedangkan taat batin adalah segala sifat yang baik, yang terpuji yang dilakukan oleh anggota batin (hati)

a. Tawakkal, yaitu berserah diri sepenuhnya kepada Alloh dalam menghadapi, menanti, atau menunggu hasil pekerjaan.

b. Sabar dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu sabar dalam beribadah, sabar ketika dilanda mala petaka, sabar terhadap kehidupan dunia, sabar terhadap maksiat, sabar dalam perjuangan. Dasarnya adalah keyakinan bahwa semua yang dihadapi adalah ujian dan cobaan dari Alloh SWT.

c. Qana’ah, yaitu merasa cukup dan rela dengan pemberian yang dianugerahkan oleh Alloh. Menurut Hamka, Qana’ah meliputi :

1) Menerima dengan rela akan apa yang ada

2) Memohon kepada Tuhan tambahan yang pantas dan ikhtiar

3) Menerima dengan sabar akan ketentuan Tuhan

4) Bertawakkal kepada Tuhan

5) Tidak tertarik oleh tipu daya dunia

Taat batin memiliki tingkatan yang lebih dibandingkan dengan taat lahir, karena batin merupakan penggerak dan sebab bagi terciptanya ketaatan lahir. Dengan terciptanya ketaatan batin (hati dan jiwa), maka pendekatan diri kepada Tuhan (bertaqarrub) melalui perjalanan Ruhani (saliis) akan dapat dilakukan (Zahruddin, Hasanuddin Sinaga, 2004 : 160-161).

Sumber: http://id.shvoong.com/humanities/religion-studies/2251283-macam-macam-akhlak-terpuji/#ixzz1vlEBcCwn







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.